Protein merupakan salah satu kelompok bahan makronutrien. Tidak seperti bahanmakronuttrien lain (lemak dan karbohidrat), protein ini berperan lebih penting dalam pembentukan biomolekul daripada sebagai sumber energy.Keistimewaan lain dari protein ini adalah strukturnya yang mengandung N, disamping C,H, dan O. Dengan demikian maka salah satu cara terpenting yang cukup spesifik untuk menentukan jumlah-jumlah protein secara kuantitatif adalah dengan penentuankandungan N yang ada dalam bahan makanan atau bahan lain.Karena molekulnya yang lebih besar (berat molekulnya sampai mencapai jutaan), maka protein mudah sekali mengalami perubahan bentuk fisik ataupun aktivitas biologisnya.Banyak agensia yang dapat menyebabkan perubahan sifat alamiah protein, misalnya panas, asam, basa, solven organic, garam, logam berat, radiasi sinar radioaktif. Perubahansifat fisk yang mudah diamati adalah terjadinya penjedalan (menjadi tidak larut) atau pemadatan.Apabila protein murni dianalisa unsur-unsur pneyusunnya, maka gambaran yang berikutini umum dijumpai.
UnsurKadar C50-55%O20-25% N15-18%H5-7%S0,4-2,5%
UnsurKadar C50-55%O20-25% N15-18%H5-7%S0,4-2,5%
6.Protein persediaan makanan7.Protein inti sel8.Senyawa musin dan sebangsanya (mukoid)9.Kolagen10.KeratinBerdasarkan sifat fisioko-kimiawi terutama sifat kelarutannya, maka garis besar kelompok protein sederhana adalah sebagai berikut :
1.
Albumin : protein larut dalam air
2.
Globulin : protein yang tidak larut dalam air, akan tetapi larut dalam lautan garamencer
3.
Prolamin: protein larut dalam ethanol 70-80%, tidak larut dalam air, larutan garamdan ethanol murni
4.
Glutelin : tidak larut dalam air, garam ataupun ethanol, larut dalam larutan alkalisatau asam encer
5.
Scleroprotein : tidak larut dalam air, larutan garam encer dan solven organic
6.
Protemine dan histone : protein yang bersifat alkalis, larut dalam air dan larutangaram.A.ALAT DAN BAHANAlatBahan
•
Labu ukur 100 mL
•
Erlenmeyer 250 mL
•
Batang pengaduk
•
Corong
•
Pipet tetes
•
Pipet ukur 1 mL
•
Pipet volume 5 mL
•
Labu kjeidahl
•
Alat destilator
•
Indicator MR-BCG
•
H
3
BO
3
2%
•
NaOH 30%
•
Sample (Sosis)
•
H
2
SO
4
pekat
•
Selen
•
HCl 0,01 N
•
Aquadest
A.PROSEDUR 1.Sample ditimbang dengan seksama 0,51 g dan dimasukan dalam labu kjeidahl 100mL
2.
Ditambahkan 2 g campuran selen dan 25 mL H
2
SO
4
pekat3.Dipanaskan diatas pemanas listrik atau api pembakar sampai mendidih dan larutanmenjadi jernih kehijau-hijauan (sekitar 2 jam)4.Dibiarkan dingin kemudian diencerkan dan dimasukan dalam labu ukur 100 mL,tepatkan sampai tanda garis
5.
5 mL larutan dipipet dan dimasukan dalam alat penyuling, kemudian 5 mL NaOH30% ditambahkan dan beberapa tetes indicator phenolphthalein (PP)6.Disulingkan selama kurang lebih 10 menit, sebagai penampung adalah 10 mL larutanasam borat 2% yang telah dicampur indicator dan dimasukan dalam Erlenmeyer 7.Ujung pendingin dibilasi dengan air suling8.Dititrasi dengan larutan HCl 0,01 N9.Dibandingkan dengan blankoA.DATA PENGAMATAN1.Standarisasi NaOH oleh asam oxalateGram asam Oxalat mL NaOHN NaOH0,011122,90,0076 N NaOH =
Gram asam oxalate X valensi asam oxalat 0,126 X mL NaOH
=
0,0111 x 20,126 x 22,9
= 0,0076 N2.Standarisasi HCl oleh NaOHmL NaOHmL HClN NaOHN HCl29,7250,00760,0090
N HCl x V HCl =N NaOH x V NaOH N HCl x 25=0,0076 x 29,7 N HCl=
0,0076 x 29,725
N HCl=0,0090 N3.Titrasi SampleBeratSample (W)Vol SampleVol BlankoN HClf.k Fp0,5102 g26,9 mL20,9 mL0,0090 N6,252025,5 mL% kadar protein=
V1-V2.N.0,014.fk.fpWx 100%
Keterangan :W : Berat sampleV1: volume HCl yang dipergunakan untuk penitaran sampleV2: volume HCl yang dipergunakan untuk penitaran blanko N: Konsentrasi HClFk: factor konversi, untuk sosis 6,25Fp: factor pengenceran% kadar protein sample I=
V1-V2.N.0,014.fk.fpWx 100%
=
26,9-20,9 x 0,0090 x 0,014 x 6,25 x 20 0,5102 x 100%
=
6 x 0,0090 x 0,014 x 6,25 x 20 0,5102 x 100%
=
0,09450,5102 x 100%
= 0,186 x 100%= 18,52%% kadar protein sample II=
V1-V2.N.0,014.fk.fpWx 100%
http://ml.scribd.com/doc/31583959/Analisa-Protein-Metode-Kjedahl
=
26,5-20,9 x 0,0090 x 0,014 x 6,25 x 20 0,5102 x100%
=
4,6 x 0,0090 x 0,014 x 6,25 x 20 0,5102 x 100%
=
0,072450,5102 x 100%
= 0,1420 x 100%= 14,20%4.REAKSIa.Destruksi(CHON) + On + H
2
SO
4
CO
2
+ H
2
O + (NH
4
)
2
SO
4
b.Destilasi NH
4
+ OH
-
H
2
O + NH
3
NH
3
+ HBO
2
NH
4
BO
2
c.Titrasi NH
4
BO
2
+ HCl NH
4
Cl + HBO
2
0 what do you think about this???:
Posting Komentar